Berterimakasihlah dan Bersyukurlah

Hidup seringkali menunjukkan hal-hal menyenangkan ditengah banyaknya ketidakberuntungan, jika kita mau menerjemahkannya. Menerjemahkan setiap kejadian kecil yang tanpa kita sadari memberikan makna besar bagi hari-hari kita. Tentang bagaimana kita berterimakasih, tentang bagaimana kita bersyukur, dari hal-hal kecil yang terjadi setiap harinya.

Berterimakasihlah untuk setiap pintu minimarket yang dibukakan seseorang agar kau tak perlu susah payah membukanya disaat kedua tanganmu penuh menjinjing belanjaan. Untuk setiap kendaraan yang menurunkan lajunya hanya agar baju yang kau kenakan tidak terkena cipratan air sisa hujan. Untuk setiap kata-kata “ada yang bisa aku bantu?” dari rekan kerjamu ketika melihatmu tampak kerepotan. Untuk setiap chat “selamat pagi” dari teman-teman terbaikmu yang membuatmu merasa bahwa kau tidak sendirian. Untuk setiap sapaan dari bapak penjual minuman yang bahkan tak kau kenal namanya tapi memperhatikan kenapa akhir-akhir ini kau pulang lebih malam. Berterimakasihlah.

Dan bersyukurlah pula untuk setiap lembaran uang yang tak sengaja kau temukan di kantong celanamu ketika menjelang akhir bulan. Untuk setiap awan yang menutup terik matahari sejenak ketika kau berjalan dari stasiun menuju tempat kerjamu.  Untuk setiap Rupiah yang kau terima di hari gajian, sehingga kau bisa lebih banyak berbagi kepada sesama. Untuk setiap panggilan telepon dari ibu dan ayahmu untuk sekedar bertanya apakah kau baik-baik saja, apakah kau makan yang cukup, dan bagaimana harimu akhir-akhir ini. Untuk setiap pertanyaan “kapan pulang lagi?” dari adik atau kakakmu di rumah. Untuk setiap pohon rimbun yang berdiri tegak di pinggir jalan sehingga kau bisa berteduh di bawahnya ketika hujan turun dengan derasnya, atau justru untuk setiap hujan yang baru beranjak turun sesaat setelah kau tiba di rumah sehingga kau tak perlu pulang dalam keadaan basah. Bersyukurlah.

Hal-hal sederhana seperti itu barangkali terjadi hampir setiap hari, setiap hari kita. Dan hidup punya sejuta cara untuk mengajarkan kita bahwa berterimakasih dan bersyukur tak perlu menunggu hal besar terjadi. Hanya jika kita mau belajar …

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s